<strong>Bengkulu</strong> – Seorang pria berinisial HS (44), warga Kelurahan Kebun Ros, Kota Bengkulu, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. HS tertangkap warga pada Senin (29/12) siang lantaran diduga mencuri. HS yang ketahuan pemilik.warung, awalnya kabur dan berusaha melarikan diri. Ia tertangkap karena terjebak di sebuah gang buntu saat dikejar massa. Insiden ini bermula saat pemilik warung, Kemala masuk ke dalam tokonya. Ia terkejut dan spontan berteriak maling saat melihat HS sedang sibuk membuka laci penyimpanan uang. Terkejut karena aksinya terpergok, HS langsung lari tunggang-langgang keluar toko. Mendengar teriakan histeris korban, warga yang berada di lokasi segera melakukan pengejaran secara massal. Pelarian pelaku berakhir sial setelah ia salah mengambil rute dan masuk ke dalam sebuah gang buntu. Setelah pelaku berhasil diamankan, Kemala segera memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam warungnya untuk memastikan tindakan pelaku. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas detik-detik HS membuka lemari tempat penyimpanan uang toko sebelum akhirnya kepergok oleh pemilik warung.<!--nextpage--> Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp150.000 yang sempat diambil oleh pelaku. Kemala mengaku bahwa pemasangan CCTV tersebut dilakukan karena sering kehilangan barang dagangannya, mulai dari stok rokok, tabung gas elpiji, hingga uang tunai. Guna menghindari aksi main hakim sendiri dari warga yang geram, pelaku langsung dievakuasi dan diserahkan ke Polsek Gading Cempaka. Kapolsek Gading Cempaka, AKP Saman Saputra, mengonfirmasi penyerahan pelaku dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait kasus ini. Meskipun pelaku telah diamankan, pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak korban untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Mengingat nilai kerugian yang ada, AKP Saman Saputra menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi jalur mediasi atau restorative justice jika kedua belah pihak sepakat untuk menempuh jalan damai. Kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak bertindak anarkis jika menemukan tindak kriminalitas.<!--nextpage--> <strong>(Untung)</strong>