
Selain menonton terlapor yang lagi live TikTok, korban sempat mengirimkan komentar, serta memberikan tanda suka (like) tayangan itu, sehingga memicu emosi pelaku saat bertemu secara langsung.
Pemilik warung, Nek Sis, membenarkan kejadian tersebut dan melihat kondisi korban sudah bersimbah darah sesaat setelah pemukulan terjadi.
Merasa tidak terima atas perlakuan main hakim sendiri itu, korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Saat ini, laporan resmi korban telah diterima oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Melayu, Polresta Bengkulu.
Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa penjaga keamanan kawasan wisata tersebut.
(Untung)

















