Seluma – Suasana saluran irigasi bendung air Seluma pada Selasa sore (17/2) tampak sepi dari biasanya.
Kondisi ini dampak pasca insiden tewasnya seorang bocah SD di saluran irigasi pada Minggu sore (15/2) lalu.
Sepinya pengunjung ini karena adanya peringatan dari kepolisian pasca insiden peristiwa tenggelamnya bocah SD tersebut.
Tidak hanya itu, Polres Seluma kini telah menambah personelnya untuk penjagaan dan patroli di sekitar tempat pemandian yang viral itu.

Sesuai fungsinya sebagai irigasi persawahan, debit air saluran irigasi telah bertambah, sehingga kedalaman air bertambah.
“Personel kita yang kita terjunkan untuk patroli bertambah menjadi 35 personel.
Kita tetap mengimbau agar pengunjung terutama anak-anak yang tidak didampingi orang tuanya untuk tidak mandi, karena debit air irigasi ini sudah dibesarkan jadi semakin dalam,” terang Kabag Ops. Polres Seluma AKP. Harto Suyitno.
Sementara itu, dampak insiden tewasnya bocah SD di saluran irigasi Bendung Air Seluma ini, berimbas turunnya omset para pelaku usaha.

















