Pedagang yang biasa membuka lapak dagangan kuliner dan jasa sewa pelampung, mengaku tidak mendapatkan uang karena sepinya pengunjung.
“Kalau omset turun jelas pasti mas, biasanya dapat Rp100 ribu sehari kini belum dapat,” terang Slamet Haryanto, jasa sewa pelampung.

Pedagang lainnya bernama Nova juga mengatakan hal yang senada.
“Dampaknya bagi kami yang jualan makanan sudah pasti merosot mas.
Kami juga selalu mengingatkan para pengunjung yang membawa anak-anaknya supaya diawasi, apalagi memang belum bisa berenang,” ucap Nova Delita, pedagang makanan.
Sementara itu, pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, rencananya Rabu siang (18/2) akan melakukan inspeksi atau peninjauan ke lokasi Bendung Air Seluma.
(Hari Adiyono)

















