<strong>Bengkulu</strong> - Industri perhotelan di Kota Bengkulu kian berkembang dengan hadirnya Alena Boutique Hotel. Lokasinya berada di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu. Hotel ini berdiri dengan mengangkat tema perpaduan budaya Suku Serawai dan Jawa. Serawai merupakan salah satu Suku terbesar yang ada di Provinsi Bengkulu dan mayoritas masyarakat Suku Serawai mendiami wilayah Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur. Direktur Aena Boutique Hotel Bengkulu, Muhammad Hanif Abrar menyampaikan bahwa nama Alena berasal dari bahasa lain yang berarti cahaya. Alena Hotel diharapkan menjadi pendatang baru industri perhotelah yang bercahaya di Kota Bengkulu. Tampak barisan tamu undangan yang hadir dalam peresmian Alena Boutique Hotel, mulai dari Bupati Bengkulu Selatan, perwakilan Pemprov Bengkulu, Direktur RBMG Hj. Nurbaiti, GM Bengkulu Ekspres Hadi serta GM RBTV Muhammad Tasron. Alena Boutique Hotel hanya memiliki 15 kamar tidur dengan berbagai tipe dan keunikan khas masing-masing kamar. Muhammad Hanif Abrar mengatakan untuk hotel ini sengaja dibuat dengan konsep berbeda dari yang lain dengan tidak menonjolkan fasilitas seperti kolam renang dan yang lain.<!--nextpage--> <img class="alignnone size-full wp-image-11232" src="https://camkohatv.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-31-at-16.05.02.jpeg" alt="" width="1080" height="617" /> Walau begitu para tamu akan mendapatkan kesan berbeda saat tidur di kamar bahkan saat memasuki hotel. <blockquote>"Kita tidak mengedepankan fasilitas, namun dapat kami pastikan bahwa pengunjung yang menginap akan merasakan sensasi yang berbeda terutama suasana kamar dengan ornamen dan konsep budaya Bengkulu dan Jawa," jelas M. Abrasi, Sabtu (31/1).</blockquote> Sebagai orang asli Suku Serawai, Bupati Bengkulu Selatan, Rifa'i Tajudin mengaku terkesan sekaligus bangga dengan konsep Alena Boutique Hotel.. Rifa'i mengaku sangat suka melihat desain yang ada di Alena Boutique Hotel., mulai dari berendo, tangga, lantai yang terlihat eksotis. <blockquote>"Jujur sebagai orang Serawai saya bangga, ini baru pertama budaya asli Bengkulu dimasukkan dalam sebuah hotel yang cukup memiliki kelas di jajaran bisnis perhotelan di Kota Bengkulu," kata Rifa'i Tajudin.</blockquote> Sebagai bentuk perkenalan kepada masyarakat , manajemen Alena Boutique Hotel menyediakan potongan harga bagi pengunjung sebesar 10 persen selama tiga bulan ke depan. Sementara untuk rate atau harga kamar sangat bervariasi, mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta per malam.<!--nextpage--> <strong>(Nico Relius)</strong>