Dengan menyiapkan anggaran Rp500 juta bisa merekrut untuk 3 jabatan yang tidak ada formasi di CPNS seperti cleaning service, sopir dan penjaga kantor, dengan mengutamakan kualifikasi para pekerja yang telah lama mengabdi.
“Setelah mendengar keluhan teman-teman, dan mendengar masukan dari Pak Wabup dan Pak Sekda, jadi pesan saya yang pertama kepada seluruh OPD, terkait rencana rekrutmen 3 jabatan dari cleaning service, sopir dan penjaga kantor, dianjurkan teman-teman yang telah lama mengabdi,
Sedangkan untuk para tenaga fungsional lainnya baik guru, kesehatan dan teknis, Bupati menyampaikan pihaknya butuh waktu, meskipun tidak mempermasalahkan besaran gaji tapi ujung-ujungnya juga minta diangkat.
“Pada prinsipnya saya tidak ingin ada yang dirugikan, tapi karena ini terkait dengan masalah yang lebih besar baik itu anggaran dan kebijakan pemerintah pusat mau tidak mau harus diikuti agar Seluma ini kondusif,” tutur Bupati Teddy Rahman.
Keterangan Wakil Bupati Seluma
Sementara itu, Wakil Bupati Seluma Gustianto mengatakan Pemkab Seluma akan menyurati kembali ke Pemerintah pusat, terkait solusi ke depannya, karena belanja pegawai di Kabupaten Seluma sudah melebihi porsinya.
“Tadi sesuai keinginan mereka, kita akan surati kembali ke pemerintah pusat, karena ini menyangkut dengan anggaran belanja pegawai supaya pemerintah pusat memberikan solusinya, kita tahu belanja pegawai kita sudah membengkak melebihi porsinya,” tambah Gustianto.
Usai Rapat Dengar Pendapati, massa pendemo akhirnya berangsur-angsur membubarkan diri dengan pengawalan aparat kepolisian yang sejak pagi mengawalnya.

















