<strong>Seluma</strong> - Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma Erlan Suadi memimpin Apel perdana pada Selasa (20/01) pagi. Dalam apel tersebut, Erlan Suadi meradang dan mengatakan kepada seluruh ASN Dinkes Seluma untuk menjaga martabat. Rupanya skandal dugaan asusila dua orang bawahannya dan peristiwa penggerebekan yang bersangkutan sudah sampai di telinganya. Erlan memastikan kedua oknum bawahannya itu akan mendapat sanksi berat. Erlan menegaskan akan mengambil langkah tegas terkait adanya laporan dugaan asusila yang terjadi antara oknum ASN dan oknum PPPK tersebut. <img class="alignnone size-full wp-image-10871" src="https://camkohatv.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-20-at-11.14.21.jpeg" alt="" width="1280" height="720" /> Hal ini sudah dilaporkannya kepada Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Seluma Deddy Ramdhani dan Inspektur Pemerintah Kabupaten Seluma Marah Halim. <blockquote>"Kita sudah terima dugaan asusila 2 pegawai kami oknum PNS dan PPPK kami, dan sudah kami sampaikan ke Pak Sekda dan berkoordinasi ke Inspektorat Kabupaten Seluma,</blockquote> Erlan mengatakan, bilamana kedua oknum ini memang terbukti melanggar disiplin, asusila dan norma-norma termasuk merusak citra nama baik ASN dan pemerintah, tentu akan mendapatkan sanksi sesuai dengan regulasi yang ada berupa sanksi berat bagi keduanya, <blockquote>"Jadi artinya ini kita sungguh-sungguh, kita tidak mau main-main, jangan sampai perkara ini terjadi lagi dan membuat malu Pemerintah Kabupaten Seluma," tegasnya.</blockquote> Sementara itu, kasus ini menambah daftar rentetan perkara dugaan asusila yang sedang ditangani Inspektorat Kabupaten Seluma yang melibatkan skandal 5 oknum ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.<!--nextpage--> <strong>(Hari Adiyono)</strong>