Ia mengungkapkan bahwa pihak desa menerima informasi resmi dari rekan kerja almarhum di Malaysia.
“Benar, almarhum Holiyansyah warga Desa Pagar Banyu telah meninggal dunia di Malaysia. Dari keterangan medis yang kami terima, almarhum meninggal karena serangan jantung,” ujar Isiyandi dengan nada prihatin.
Duka keluarga kini bertambah dengan persoalan biaya pemulangan jenazah.
Untuk membawa pulang almarhum ke tanah kelahirannya, dibutuhkan biaya sekitar Rp16 juta.
Dari jumlah tersebut, setengah biaya telah ditanggung oleh pihak bos atau perusahaan tempat almarhum bekerja, sementara sisanya masih dalam proses penggalangan bantuan.
“Separuh biaya sudah ditanggung pihak tempat kerja almarhum. Sisanya masih kami upayakan bersama keluarga dan masyarakat,” tambah Isiyandi.
Pemerintah desa dan keluarga berharap uluran tangan berbagai pihak agar proses pemulangan jenazah dapat segera terwujud, sehingga almarhum dapat dimakamkan di kampung halaman, di tengah keluarga dan tanah yang selalu dirindukan.

















