Jakarta– Kabar duka menyelimuti institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri tutup usia.
Meriyati atau Eyang Meri adalah istri dari tokoh legendaris almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Kapolri, bersama Ketua Umum Bhayangkari dan seluruh keluarga besar Polri, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.
Eyang Meri selama ini adalah sosok yang dikenal sebagai pilar kekuatan di balik keteladanan Jenderal Hoegeng tersebut.
Bagi institusi Polri, sosok Eyang Meri bukan sekadar pendamping seorang mantan pimpinan, melainkan simbol integritas dan kesederhanaan.
Dalam pernyataan resminya, Kapolri menegaskan bahwa almarhumah adalah saksi sejarah sekaligus inspirasi nyata bagi generasi penerus.
”Beliau adalah pelita keteladanan bagi kami. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi,” ungkap Kapolri.
Kepergian Eyang Meri meninggalkan warisan nilai-nilai moral yang kuat bagi organisasi Bhayangkari dan Polri secara keseluruhan.















