Kepahiang – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang.
Pohon yang rawan tumbang ini berada di jalur Liku Sembilan Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu, tepatnya Desa Tebat Monok Kepahiang.
Pemangkasan ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya pohon tumbang yang kerap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat cuaca ekstrem.
Untuk memangkas pohon rawan tumbang, terutama ranti yang berpotensi jatuh ke badan jalan itu, BKSDA Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan instansi, yaitu:
- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)
- Polres Kepahiang,
- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepahiang.

Kepala Bidang Operasional (KBO) Satlantas Polres Kepahiang, IPDA Novian Andrianto, mengatakan proses pemangkasan akan berlangsung selama satu minggu ke depan
“Targetnya pohon dan ranting yang berpotensi mengancam keselamatan pengendara di jalur Liku Sembilan,” jelas IPDA Novian, saat dikonfirmasi diruangannya, Selasa (3/2).
Selama proses pemangkasan berlangsung, arus lalu lintas dari Kepahiang menuju Bengkulu maupun sebaliknya akan sedikit terganggu.
















