Bengkulu – Sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional, penyaluran MBG akan tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026.
SPPG akan menyalurkan makan kepada siswa sekolah dan ibu hamil dari makan siap saji menjadi kue yang pemenuhan gizinya tetap terjamin.
Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria Erysa Melinda Situmorang menyampaikan bahwa makanan yang akan menyesuaikan.
Seperti nasi yang akan diganti dengan ubi atau roti, sesuai dengan aturan kadar karbohidratnya.

Kemudian sayur yang akan diganti dengan vitamin lain dan susu yang akan memenuhi standar pemenuhan gizi siswa.
“Untuk saat ini kami masih mencari formula untuk penyaluran ke depannya, dan masih menunggu dari pihak Badan Gizi terkait dengan pengganti asupan seperti pengganti ayam, sayur dan menu lain seperti hari biasa yang bisa diganti dengan program Ramadan,” sampai Gloria, selasa (10/2).
Untuk mekanisme penyalurannya, SPPG akan menyalurkannya setiap tiga hari sekali dan akan dirapel.
Khusus untuk lokasi penyaluran MBG ini, SPPG akan bekerjasama dengan pihak sekolah atau R, maupun Kelurahan.

















