Bengkulu – Maskapai nasional terbesar di Indonesia, yakni Garuda akan mengakhiri rute penerbangannya ke Provinsi Bengkulu.
Kabar tersebut sudah beredar sejak beberapa hari terakhir.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni saat dikonfirmasi tentang hal tersebut menyampaikan jika Pemprov masih melakukan komunikasi.
“Kami belum tahu apa alasannya, kami akan panggil dulu pihak Garuda dan Bandara untuk meminta penjelasan terkait hal ini.
Hal ini tentunya agak janggal jika maskapai utama Indonesia tidak terbang di Bengkulu,” kata PJ Sekda, Herwan Antoni, Kamis (12/2).
Sementara itu direktur Travel Bengkulu Syiar Harmain, Suardi Abbas saat dihubungi membenarkan hal tersebut.

Suardi Abbas mengatakan bahwa tanggal 23 Maret mendatang menjadi jadwal atau hari terakhir maskapai nasional terbang ke Bengkulu.
Rupanya yang menjadi alasan untuk mengakhiri rute penerbangan menuju Bengkulu adalah penumpang.
“Alasannya ya Penumpang, yang pasti GM nya sudah ketemu sama kami sebagai travel Umrah, karena memang kami kerap kerjasama sama mereka dan tentunya hal ini jadi kendala bagi kami travel umrah ke depannya,” singkat Saudi Abbas.
(Nico Relius)















