Sementara perintah Sekjend memerintahkan untuk menunda Muswil.
Sehingga sesuai AD/ART partai, seyogyanya menunda pelaksanaan karena perintah harus ada tanda tangan Ketua dan Sekretaris Partai.
“Kami bukan kubu mana pun, tapi yang kami minta partai ini solid tanpa adanya konflik ditubuh partai,” sampai Fepi Suheri dalam konferensi pers di kawasan kelurahan penurunan, Kamis (5/2).
Terkait dengan apapun hasil dari muswil ke-10 PPP yang akan dilaksanakan, Delapan DPC ini mengklaim tidak akan mengakui apa pun bentuk dan hasilnya.
Delapan di antaranya sudah menyatakan sikap, sedangkan untuk mencapai kuorum Muswil harus dihadiri minimal 2/3 DPC.
“Sesuai AD/ART partai maka hal itu tidak bisa diterima karena memang tak kuorum dan kami tidak mengakui hal tersebut,” tegas pria yang saat ini menjabat ketua DPRD Bengkulu Tengah tersebut.
Terpisah, saat ini panitia penyelenggara Muswil ke-10 tengah melakukan persiapan untuk melaksanakan musyawarah wilayah ke-10 PPP yang jadwalnya berlangsung siang ini.

















