
Sepanjang tahun 2025, BNNP telah melakukan sosialisasi dan edukasi P4GN kepada 10.853 orang dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.
Upaya proteksi ini diperkuat dengan pembentukan “Desa Bersinar” di tiga wilayah yakni Kelurahan Lempuing, Kandang, dan Malabero, serta pelibatan 48 relawan anti-narkoba,” kata Brigjen Pol. Roby Karya Adi.
Tak hanya itu, langkah deteksi dini juga dilakukan melalui tes urine terhadap 956 orang guna memastikan lingkungan kerja dan masyarakat tetap steril dari penyalahgunaan zat terlarang.
Menutup capaian tahun 2025, BNNP Bengkulu juga melaporkan keberhasilan pada bidang rehabilitasi dengan melayani 169 pasien rawat jalan dan 132 pasien rawat inap.
Layanan pemulihan ini tidak hanya terpusat di Kota Bengkulu, namun jangkauannya telah meluas hingga ke kabupaten tetangga dan wilayah luar provinsi seperti Pagar Alam dan Musi Rawas.
Dengan perpaduan angka penindakan yang tegas dan jangkauan pencegahan yang luas, BNNP Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mengobarkan semangat “War on Drugs for Humanity” demi mewujudkan Bengkulu yang bersih dari narkoba.

















