Bengkulu Utara – Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan pada awal Tahun 2026 sebagai langkah strategis menahan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan pangan di bulan Ramadan.
Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng ini akan disalurkan selama 2 bulan, yakni Februari hingga Maret 2026. Periode penyaluran tersebut bertepatan dengan momentum persiapan hingga pelaksanaan Ramadan yang kerap diiringi lonjakan konsumsi rumah tangga.
Secara nasional, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan Tahun 2026. Pengadaan dan penyaluran bantuan ditugaskan kepada Perum Bulog sebagai pelaksana utama.
Program ini menyasar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng MinyaKita per bulan, sehingga selama periode Februari–Maret total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

















