
“Ini bentuk latihan kesigapan personel dan tugas dari personel yang sudah dibagi melakukan tindakan,” terang Brigjend TNI Jatmiko Aryanto, Kamis (11/12).
Dengan simulasi ini, tambah Danrem, pihaknya mengetahui berbagai kekurangan yang masih didapati sehingga bisa dilakukan antisipasi kebocoran masalah terutama pada objek vital yang perlu dilakukan peningkatan.
“Masih ada beberapa kekurangan dan hal ini akan diantisipasi agar tak ada kesalahan yang dihadapi ketika bencana datang,” tutupnya.
Nico Relius

















