Peluncuran KEN 2026 dilakukan secara nasional melalui kanal digital resmi Karisma Event Nusantara, sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan media dan perilaku wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara, Bambang Pramana Budi, membenarkan bahwa hanya Festival Tabut yang mewakili Provinsi Bengkulu dalam KEN 2026.

“Kami sudah berusaha, apa yang sudah pernah dilakukan sudah dipresentasikan. Namun semua ini menjadi penilaian pusat, kita berusaha akan tetapi memang dari kelayakannya belum,” ujar Bambang, Senin (26/01).
Meski demikian, Bambang menegaskan bahwa Rafflesia Kemumu Festival tetap akan digelar. Pelaksanaannya akan didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkulu Utara.
“Festival tahun ini tetap kita adakan dengan dana APBD. Besarannya adalah nanti, yang jelas tidak kurang dari anggaran tahun kemarin. Ini kebijakan Bupati harus lebih bagus. Ini sarana untuk menyambut KEN tahun berikutnya,” kata Bambang.

















