Diduga karena tidak senang ditanyai korban bernama Edo, salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan langsung menyerang korban, sehingga rekan-rekan terduga pelaku lainnya ikut melakukan pengeroykan.
Kondisi Korban Penyerangan
Akibat penyerangan itu, Edo Rahman mengalami luka tusuk senjata tajam jenis keris pada bagian belakang tubuhnya, namun korban masih sempat melarikan diri ke arah bawah jembatan yang tidak jauh dari lokasi.
Sementara itu, korban Rafles Habib mengalami luka yang lebih banyak, yaknj:
- Luka tusuk di bagian paha dan perut,
- Luka gores di dekat mata,
- Luka pada tangan,
- Bengkak di beberapa bagian tubuh akibat dipukuli oleh pelaku.
Sementara teman-teman korban yang lain berhasil melarikan diri karena melihat para pelaku membawa senjata tajam.
Wilman yang dihubungi korban menjelaskan, saat penyerangan, kedua temannya itu berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian dan mencari pertolongan.
“Setelah saya dihubungi, saya langsung menjemput mereka dan membawa ke rumah sakit supaya segera mendapatkan perawatan medis,” kata Wilman.
Melapor ke Polisi
Setelah mendapatkan penanganan medis,, sekitar pukul 10.00 WIB, kedua korban mendatangi Polresta Bengkulu untuk melaporkan peristiwa penusukan Danau Dendam Tak Sudah tersebut.

















