“Saya minta Kadis Kominfo untuk memasang titik CCTV, untuk menjaga dan memastikan situasi di Arga Makmur ini tetap aman dan nyaman,” ujar Bupati Arie Septia Adinata.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan rencana pemusatan aktivitas kuliner di kawasan Taman Alun-Alun Kota Arga Makmur.
Menurutnya, pemusatan pusat kuliner ini bertujuan untuk menata keberadaan pedagang sekaligus menjadikan alun-alun sebagai ikon baru aktivitas ekonomi dan rekreasi masyarakat.
“Kita rencanakan pusat kuliner akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Kota Arga Makmur. Dengan penataan yang baik, UMKM tetap berjalan, fasilitas taman terjaga, dan masyarakat memiliki satu pusat kuliner yang representatif,” jelasnya.
Bupati juga mengimbau para pelaku UMKM dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan RTH, agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Untuk pedagang atau pelaku UMKM, berdagang diperbolehkan, tetapi jangan merusak pemandangan dan fasilitas,” tambah Bupati.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa penataan Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Arga Makmur masuk dalam agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2026 sebagai spot ikon kota.

















