<strong>Mukomuko</strong> - Warga Jalan Tanah Reka Kelurahan Koto Jaya Kota Mukomuko, Provinsi Bengkulu heboh dengan penemuan mayat. Seorang pemuda berinisial NI, Kamis (5/20 pagi ditemukan ayahnya dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan posisi menempel di pintu folding gate. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban, karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Peristiwa tragis ini bermula saat ayah korban memanggil sang anak sekitar pukul 08.00 WIB. Namun tak ada suara meski sudah berulang kali dipanggil dan kondisi rumah yang dihuni anaknya tertutup. Merasa curiga, Suhadi kemudian menghubungi Novriyadi, salah satu kerabat yang biasa berada ada dalam rumah tersebut. Namun, panggilan itu pun tak mendapat jawaban. Karena khawatir terjadi sesuatu, Suhadi akhirnya memutuskan mendobrak pintu belakang yang mengarah ke kamar. Begitu pintu terbuka, Suhadi terkejut mendapati pemandangan mengenaskan korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi leher terjerat tali, tubuhnya dalam keadaan menggantung, meski bagian kakinya masih menyentuh lantai.<!--nextpage--> Suhadi pun segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut. Petugas Polsek kota Mukomuko bersama tim medis langsung datang ke lokasi melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lurah Koto Jaya, Satriadi, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Ia mengatakan pihak kelurahan turut mendampingi proses penanganan dan berharap masyarakat tidak berspekulasi berlebihan sebelum hasil penyelidikan resmi keluar. <blockquote>“Benar, kami menerima laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah kami. Dugaan awal memang mengarah pada tindakan bunuh diri, tetapi semua masih menunggu hasil pemeriksaan polisi,” ujar Satriadi.</blockquote> Lebih lanjut, Satriadi mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sosial dan psikologis lingkungan sekitar. <blockquote>“Kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perhatian dan kepedulian terhadap sesama sangat penting. Jika ada warga yang terlihat mengalami tekanan atau masalah berat, sebaiknya segera diajak bicara atau dilaporkan kepada pihak terkait agar bisa mendapat bantuan,” tutupnya.</blockquote> Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.<!--nextpage--> <strong>(Dwi Anggi Saputra)</strong>