<strong>Kepahiang</strong> - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang menekankan kepada masyarakat, meskipun anggaran Kabupaten Kepahiang yang dilanda defisit baik pada APBD perubahan tahun 2025 dan APBD tahun 2026, namun untuk jaminan kesehatan masyarakat Kepahiang tetap akan menjadi prioritas oleh Pemerintah Kabupaten Kepahiang. Hal ini dengan tetap dianggarkannya anggaran iuran BPJS 98% masyarakat Kabupaten Kepahiang. Kesehatan masyarakat pun merupakan program utama dari pemerintahan Nata-Hafizh . Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang, Tajri Fauzan, saat ini pemerintah telah menjamin iuran BPJS sebanyak 98% masyarakat dan hal tersebut telah disepakati antara legislatif dan eksekutif.<!--nextpage--> Masyarakat tidak perlu risau terkait jaminan kesehatan yang dipastikan akan tetap dilayani oleh fasilitas kesehatan yang ada. <blockquote>“InsyaAllah, karna itu program 100 hari kerja Pak Bupati, tapi dengan konsekuensi mungkin mengurangi dari dana-dana yang lainlah,” ucap Tajri Fauzan</blockquote> Dalam beberapa tahun terakhir, melalui Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten telah melakukan penelusuran terhadap seluruh masyarakat untuk jaminan kesehatan, dan saat ini sebanyak 98% masyarakat Kabupaten Kepahiang telah dijamin kesehatan oleh Pemerintah Daerah karena iuran BPJS ditanggung oleh APBD Kabupaten Kepahiang.<!--nextpage--> <strong>Nico Relius</strong>