Bengkulu Utara – Suasana tenang di Desa Pematang Sapang, Kecamatan Arma Jaya, mendadak berubah mencekam pada Sabtu sore (11/4). Seorang anak perempuan berusia 4 tahun, Suci, menjadi korban serangan anjing liar di lingkungan rumahnya sendiri.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat aktivitas keluarga tengah berlangsung seperti biasa.
Di waktu yang seharusnya sederhana dan aman, justru menjadi momen yang meninggalkan trauma bagi keluarga kecil tersebut.
Menurut keterangan ayah korban, Iwan (35), kejadian bermula ketika Suci pergi ke bagian belakang rumah untuk mencuci sendok. Sementara itu, ia bersama istrinya, Nomi (30), berada di bagian depan rumah.
“Waktu itu kami lagi di depan rumah. Anak kami ke belakang, katanya mau cuci sendok. Tidak lama kemudian dia balik sudah dalam kondisi wajah berdarah,” ujar Iwan.
Dalam kondisi panik, orang tua korban langsung menanyakan apa yang terjadi. Suci yang masih dalam keadaan kesakitan mengaku telah digigit anjing.
“Kami langsung tanya, dia bilang digigit anjing. Kami kaget dan langsung bawa ke rumah sakit,” lanjutnya.

















